Paroki Yesus Gembala Yang Baik

Rike - Wanea Manado

MISA PERPISAHAN DGN FRATER DIAKON AUDY KAUNANG,PR

Posted by Felix Tulung on January 28, 2013 at 10:05 AM

KHOTBAH YANG CUKUP BAGUS DARI SEORANG FRATER DIAKON  AUDY KAUNANG PADA SAAT MISA PERPISAHAN

MINGGU, 27 JANUARI 2013

Tak lama sesudah kematian Paus Yohanes PaulusII, saya mendapatkan foto beliau. Tapi, kemudian ada seorang non-Katolik yangmeminta foto tersebut karena mengalami mukjizat tertentu lewat mendiang Paus.Tentu, saya pribadi merasa bangga, punya mendiang Paus yang menjadi saluran berkat untuk orang lain, tak terkecuali untuk orang-orang non-katolik. Mengapa  mendiang Paus kita bisa menjadi saluran berkat?

Kalau kita ingat bacaan Injil, kita mendengar kata-kata Yesus yang mengutip kitab nabi Yesaya: Roh Tuhan ada padaKu . ...  Inilah alasan mengapa mendaiang Paus kita jadi saluran berkat. Roh Tuhan ada padanya. Pelaksanaan tugas-tugasnyasungguh menampilkan Roh Tuhan ada padanya. Dia bahkan mampu mengampuni seorang Mehmet Ali Agca, yang telah menembaknya.

Dari bacaan I, kita juga bisa meliaht,bagiamana Roh Tuhan bekerja dalam diri Ezra dan Nehemia. Setelah pembuangan diBabel, Ezra menjadi pembaharu di bidang rohani, sementara Nehemia menjadipembaharu di bidang fisik-pemerintahan. Ketika Ezra membacakan kitab Tauratdari pagi hingga tengah hari, bangsa Israel mendengarkannya dengan penuhperhatian. 6 jam lamanya mereka mendengarkan pembacaan Kitab Suci; tentu inibukan waktu yang singkat. Roh Tuhan ada dalam diri orang-orang Israel saat itu.Jika saat ini kita diminta melakukan hal yang sama, pastilah kita tak akanmudah melakukannya.

Bagaimana dengan kita di sini? Apakah RohTuhan yang sama, ada juga dalam diri kita? Apakah kita bisa bertahan selamakurang lebih 6 jam mendengarkan pebacaan KS? ...... Kita tentu akan berkata, yang lebih penting bukan soalbertahan  - beralama-lama mendengarkanKS, bukan pula soal bagaiamana pembaca KS membawakan renungannya, tapi soalbagaimana kita menjadi pelaku sabda. Baiklah, kalau begitu, sudahkah kitamnjadi pelaku sabda yang memiliki Roh Tuhan dalam diri kita? Kita telahdibaptis dan menerima sakramen-sakramen lainnya. Tentunya Roh Tuhan sebenarnyaada juga pada kita. Tapi, Roh Tuhan akan redup, bahkan padam dalam diri seoranganak yang tidak mengerti kesusahan orang tuanya, yang selalu meminta rupa-rupahal dari orang tuanya, bahkan tak peduli betapa lelahnya orang tuanya mencarinafkah untuk keluarga.

Sebaliknya, Roh Tuhan akan nyata ada dalamdiri seorang bapak yang  meskipunmengalami rupa-rupa godaan, banyak kesempatan untuk selingkuh, tapi tetap setiapada keluarganya di rumah. Roh Tuhan ada dalam diri seorang ayah yang tetapsabar dan tabah mendampingi anaknya meskipun sang anak terlalu banyak menuntut....... Kita tepuk tangan untuk bapak-bapak yg sedemikian.

Roh Tuhan juga ada dalam diri seorang anakyang sungguh mengerti kesusahan orang tua. Anak yang tidak menuntut lebihdaripada yg bisa diberikan oleh orang tuanya. . . .. . Kita juga pantas teppuk tangan untuk anak-anak seperti ini.

Dalam diri ibu-ibu, Roh Tuhan juga ada, ketikamereka tidak tergoda untuk meminta dibelikan macam-macam perhiasan yangmengkilat, tak tergoda untuk ngrumpi bersama org lain, tapi tetap menjadi ibuyang baik untuk anak-anak dan istri yg baik untuk sang suami. Untuk ibu-ibuseperti ini, kita pantas bertepuk tangan.

Akhirnya, dalam diri Bapak, Ibu, Adik-adiksekalian, ada Roh Allah. Ada pancaran wajah orang-orang yang senantiasa memberidukungan pada saya, terlebih ketika saya merasa putus asa, kehilangan semangat,letih dan lesu.Dukungan umat sekalian serta Bpk. Pastor Paroki, saya rasakandalam kata-kata yang menyemangati maupun dalam kata-kata refleksif yang kritis.RohAllah ada dalam diri umat dan Bapak Pastor Paroki yang telah memberikanrupa-rupa kesempatan untuk semangat saya. Sungguh, Roh Allah yang memancar daridalam diri Anda, membuat Roh Allah dalam diri saya, yang telah saya terimaketika saya dibaptis, menerima Krisma, hingga menerima tahbisan diakon, kembalibersinar dari redupnya.

Karena itu, ingatlah: Roh Allah yang Yesusnyatakan ada dalam diriNya, juga ada dalam diri kita sekalian. Jangan biarkanitu sia-sia, jangan biarkan Roh Allah kalah dari kelemahan kita. Amin.

 


Categories: Seputar Paroki Yesus Gembala Yang Baik

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

You must be a member to comment on this page. Sign In or Register

1 Comment

Reply diosis
3:36 AM on June 18, 2013 
Welcome back yesusgembalayangbaik, kini dalam kategori com.
Tolong artikel-artikel diperbaharui, termasuk artikel yang ini lah. ya kan?